Wednesday, February 13, 2013

Storage



Kata ini cenderung lebih familiar diimplementasikan di sektor IT, seperti storage untuk menyimpan data.  Media penyimpanan data atau data storage saat ini berkembang pesat.  Di awal-awal munculnya teknologi ini, penyimpanan data sebatas HDD bawaan dari komputer, seperti PC atau laptop.  Perkembangan yang tak terpikirkan sebelumnya saat ini, media penyimpanan data berkembang begitu pesat, dimulai dari media penyimpanan eksternal yang handy, yang sangat popular dan sudah menjadi kewajiban untuk dimilki setiap orang yang bergelut dengan dunia IT adalah flash disk sampai ke yang kapasitasnya lebih besar yaitu external harddisk serta media penyimpanan yang super besar dalam dunia networking yaitu server storage atau sejenisnya.  Perkembangan terkini dari media ini adalah penyimpanan data di dunia maya, setelah dropbox dengan motto-nya: Never email yourself a file again! merintis usaha ini, perusahaan-perusahaan lain mengikuti jejak langkah bisnis ini dan sekaligus menjadi kompetitornya, yaitu yang bisa saya sebutkan sepengetahuan saya adalah semacam perusahaan besar seperti Google dengan Google Drive, Microsoft dengan Sky Drive dan yang lainnya seperti Rapid Share, Easy Share, Ziddu dan bahkan Evil Share.

Dalam dunia sains, seperti dibidang kedokteran umum maupun kedokteran hewan atau reproduksi ternak, storage bisa memiliki arti preserve atau preservation.  Preservative technologies yang berkembang di dunia sains adalah semen preservation dan teknologi ikutannya, seperti cryopreservation untuk penyimpanan jangka panjang yaitu pembekuan semen (freezing semen) menggunakan suhu minus -196°C dan liquid semen preservation (atau preservation saja, atau biasa di-istilahkan dengan preservation by non-freezing method) yaitu penyimpanan semen diatas 0°C, pada suhu kamar (35-37°C), ambient temperature (15-25°C) atau juga sering digunakan istilah chilled-semen yaitu penyimpanan pada suhu kulkas/lemari es dengan suhu 4-5°C.  Teknologi ikutan preservation lainnya adalah penyimpanan oocyte (dari ternak betina atau sel telur dari perempuan), atau penyimpanan embrio-nya yang merupakan hasil dari penyimpanan dan perkwinan sel sperma (semen) dan sel telur tersebut.  Teknologi ini biasa juga di-istilahkan dengan penyimpanan gamet.  Teknologi terkininya sepanjang pengetahuan saya adalah sudah menjangkau ke genetic engineering untuk perbaikan genetik atau genetic improvement, diantaranya adalah artificial reproduction seperti IB, cloning, transfer embrio dll. Teknologi terkini lainnya termasuk modifikasi hormone, pembuahan diluar tubuh (IVF) dengan teknologi teranyernya adalah ICSI (intra cytoplasmic sperm injection) dan juga termasuk storage technologies yang sebagian sudah saya singgung sebelumnya yaitu cryopreservation of sperm, oocytes atau bahkan embryo, atau stem cell, atau germ cells, atau dalam bentuk plasma nuftah yang lain.

Teknologi-teknologi storage dalam dunia sains tersebut diatas bertujuan utama untuk melakukan perkawinan diluar tubuh atau in vitro fertilization, termasuk didalamnya kloning, atau tujuan umumnya adalah tetap melakukan in vivo fertilization – perkawianan didalam tubuh – tapi tanpa melibatkan pejantan-nya atau sang suami, yaitu dengan melakukan IB (inseminasi buatan).

No comments:

Post a Comment