Kata ini cenderung lebih familiar diimplementasikan di sektor IT,
seperti storage untuk menyimpan data. Media penyimpanan data atau data storage saat ini berkembang pesat. Di awal-awal munculnya teknologi ini,
penyimpanan data sebatas HDD bawaan dari komputer, seperti PC atau laptop. Perkembangan yang tak terpikirkan sebelumnya
saat ini, media penyimpanan data berkembang begitu pesat, dimulai dari media
penyimpanan eksternal yang handy, yang sangat popular dan sudah menjadi kewajiban
untuk dimilki setiap orang yang bergelut dengan dunia IT adalah flash disk
sampai ke yang kapasitasnya lebih besar yaitu external harddisk serta media
penyimpanan yang super besar dalam dunia networking yaitu server storage atau
sejenisnya. Perkembangan terkini dari
media ini adalah penyimpanan data di dunia maya, setelah dropbox dengan motto-nya: Never email yourself a file again! merintis usaha
ini, perusahaan-perusahaan lain mengikuti jejak langkah bisnis ini dan
sekaligus menjadi kompetitornya, yaitu yang bisa saya sebutkan sepengetahuan
saya adalah semacam perusahaan besar seperti Google dengan Google Drive, Microsoft
dengan Sky Drive dan yang lainnya seperti Rapid Share, Easy Share, Ziddu dan bahkan Evil Share.
Dalam dunia sains, seperti dibidang kedokteran umum maupun
kedokteran hewan atau reproduksi ternak, storage bisa memiliki arti preserve
atau preservation. Preservative technologies
yang berkembang di dunia sains adalah semen preservation dan teknologi ikutannya,
seperti cryopreservation untuk penyimpanan jangka panjang yaitu pembekuan semen
(freezing semen) menggunakan suhu minus -196°C dan liquid semen
preservation (atau preservation saja, atau biasa di-istilahkan dengan preservation
by non-freezing method) yaitu penyimpanan semen diatas 0°C, pada suhu kamar (35-37°C),
ambient temperature (15-25°C) atau juga sering digunakan istilah chilled-semen yaitu penyimpanan
pada suhu kulkas/lemari es dengan suhu 4-5°C. Teknologi ikutan preservation lainnya adalah
penyimpanan oocyte (dari ternak betina atau sel telur dari perempuan), atau
penyimpanan embrio-nya yang merupakan hasil dari penyimpanan dan perkwinan sel
sperma (semen) dan sel telur tersebut.
Teknologi ini biasa juga di-istilahkan dengan penyimpanan gamet. Teknologi terkininya sepanjang pengetahuan saya
adalah sudah menjangkau ke genetic engineering untuk perbaikan genetik atau
genetic improvement, diantaranya adalah artificial reproduction seperti IB, cloning,
transfer embrio dll. Teknologi terkini lainnya termasuk modifikasi hormone, pembuahan
diluar tubuh (IVF) dengan teknologi teranyernya adalah ICSI (intra cytoplasmic
sperm injection) dan juga termasuk storage technologies yang sebagian sudah
saya singgung sebelumnya yaitu cryopreservation of sperm, oocytes atau bahkan
embryo, atau stem cell, atau germ cells, atau dalam bentuk plasma nuftah yang lain.
Teknologi-teknologi storage dalam dunia sains tersebut diatas bertujuan utama
untuk melakukan perkawinan diluar tubuh atau in vitro fertilization, termasuk
didalamnya kloning, atau tujuan umumnya adalah tetap melakukan in vivo fertilization
– perkawianan didalam tubuh – tapi tanpa melibatkan pejantan-nya atau sang
suami, yaitu dengan melakukan IB (inseminasi buatan).
No comments:
Post a Comment